<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Cerita untuk Sahabat</title>
	<atom:link href="http://daunpepaya.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://daunpepaya.wordpress.com</link>
	<description>Cerita yang semoga bermanfaat, sebagaimana daun pepaya yang banyak khasiatnya ;-)</description>
	<lastBuildDate>Thu, 01 Dec 2011 07:18:19 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='daunpepaya.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://1.gravatar.com/blavatar/b0d83a024b7f736a5e46b0edc0fe4d3b?s=96&#038;d=http%3A%2F%2Fs2.wp.com%2Fi%2Fbuttonw-com.png</url>
		<title>Cerita untuk Sahabat</title>
		<link>http://daunpepaya.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://daunpepaya.wordpress.com/osd.xml" title="Cerita untuk Sahabat" />
	<atom:link rel='hub' href='http://daunpepaya.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Akibat Salah Pilih Title Mr/Mrs Ketika Memesan Tiket Lion Air</title>
		<link>http://daunpepaya.wordpress.com/2011/11/27/akibat-salah-pilih-gender-di-tiket-lion-air/</link>
		<comments>http://daunpepaya.wordpress.com/2011/11/27/akibat-salah-pilih-gender-di-tiket-lion-air/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 27 Nov 2011 13:15:46 +0000</pubDate>
		<dc:creator>kafin</dc:creator>
				<category><![CDATA[pelayanan umum]]></category>
		<category><![CDATA[gender]]></category>
		<category><![CDATA[Lion Air]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://daunpepaya.wordpress.com/?p=330</guid>
		<description><![CDATA[Saya baru saja mengalami pengalaman yang tidak menyenangkan pada akhir pekan ini terkait dengan Lion Air. Akibat saya kurang teliti dalam mengisi field &#8220;Mr/Mrs&#8221; pada saat melakukan pemesanan tiket pesawat Lion Air secara online, akhir pekan yang saya tunggu-tunggu setelah &#8230; <a href="http://daunpepaya.wordpress.com/2011/11/27/akibat-salah-pilih-gender-di-tiket-lion-air/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=daunpepaya.wordpress.com&amp;blog=6780980&amp;post=330&amp;subd=daunpepaya&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Saya baru saja mengalami pengalaman yang tidak menyenangkan pada akhir pekan ini terkait dengan Lion Air. Akibat saya kurang teliti dalam mengisi field &#8220;Mr/Mrs&#8221; pada saat melakukan pemesanan tiket pesawat Lion Air secara online, akhir pekan yang saya tunggu-tunggu setelah mengalami minggu yang sangat sibuk di kantor pun tersita untuk mengurus administrasi terkait perubahan tiket tersebut. <span id="more-330"></span></p>
<p>Jumat sore, mertua saya menelpon dan meminta saya untuk memesankan tiket untuk seorang saudara yang akan ke Singapura pada hari Minggu. Saya diminta mencarikan tiket yang murah. Setelah browsing-browsing saya menemukan bahwa tiket Lion Air lah yang paling murah. Sabtu pagi, saya pun menelpon mertua saya memberikan informasi tentang opsi-opsi yang ada.</p>
<p>Singkat cerita sang saudara memilih opsi berangkat dengan Lion Air dan saya pun melakukan pemesanan tiket Lion Air Jakarta-Singapura secara online. Namun, setelah menerima tiket elektronik by email, saya terkejut. Saudara yang akan berangkat tersebut berjenis kelamin perempuan, tapi  kenapa jadinya tercetak Mr, bukan Mrs pada tiket? Oh tidaaak, saya sudah tidak teliti. Mungkin karena tadi terlalu fokus pada ejaan nama, nomor passport dan tanggal expired passport beserta tanggal dan jam berangkat, saya jadi terlewat memperhatikan field yang satu ini.</p>
<div id="attachment_352" class="wp-caption aligncenter" style="width: 310px"><a href="http://daunpepaya.files.wordpress.com/2011/11/lion.jpg"><img class="size-medium wp-image-352 " title="lion" src="http://daunpepaya.files.wordpress.com/2011/11/lion.jpg?w=300&#038;h=120" alt="" width="300" height="120" /></a><p class="wp-caption-text">Field &quot;title&quot; yang jadi sumber masalah</p></div>
<p>Suami saya kemudian menelpon call center Lion Air dan menanyakan apakah mungkin mereka mengubah title Mr menjadi Mrs? Sebagai informasi jika kita memesan tiket AirAsia, maka masalah title  ini bisa diselesaikan dengan hanya mengedit secara langsung di wesitenya tanpa biaya. Jawaban dari call center Lion Air sangat mengecewakan, katanya kami harus datang ke kantor Lion Air di Harmoni dan membayar Rp.75.000. Membayar denda untuk kesalahan kecil ini, walaupun cukup memberatkan namun masih bisa diterima. Tapi haruskah kami juga membuang waktu akhir pekan kami hanya untuk mengurus pergantian Mr menjadi Mrs? <em>To make it worse</em>, katanya kami juga harus membawa passport saudara yang kami bantu belikan tiketnya tersebut dalam rangka mengubah title tersebut! Itu artinya kami harus ke tempat saudara tersebut dulu di Ciledug untuk mengambil passport ybs, kemudian lanjut ke kantor Lion Air di Harmoni, kemudian mengantar lagi passport tersebut ke Ciledug. Kebayang kan rute yang harus kami tempuh? Serpong &#8211; Ciledug &#8211; Harmoni &#8211; Ciledug &#8211; Serpong, bukan rute yang ringan jika Anda tahu betapa macetnya jalur ke Ciledug.</p>
<p>Saya merasa berat untuk melakukan prosedur tersebut, kemudian saya browsing untuk mencari tahu jika ada orang lain yang mengalami hal yang sama. Dari hasil browsing saya dapatkan informasi bahwa masalah gender ini bukan masalah besar, bisa dijelaskan nanti ke petugas check in atau imigrasi. Toh nama dan informasi lainnya tidak salah, bisa dicek dengan KTP/passport. Apalagi saudara yang akan berangkat ini berusia lebih dari 60 tahun, masa sih petugasnya tega?</p>
<p>Berbekal informasi ini, suami saya pun menelpon mertua saya dan memberitahukan tentang kesalahan pada tiket berikut opsi-opsi yang mungkin. Saya sangat berharap agar saudara yang kami bantu tersebut tidak mempermasalahkan dan bisa santai saja dengan kesalahan minor ini. Beliau sudah sering bepergian ke luar negeri, tentunya sudah tidak terlalu takut dengan petugas imigrasi. Namun sayang, beliau tidak mau mengambil resiko dan mengatakan akan mengurus sendiri perubahan title tersebut. Tentu saja, saya sebagai pihak yang melakukan kesalahan tidak mungkin lepas tangan. Saya dan suami akhirnya memutuskan mengurus perubahan tiket. Sabtu pagi yang harusnya ceria pun berubah menjadi Sabtu kelabu <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_sad.gif' alt=':(' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Kami pun akhirnya jam 9:00 pagi meluncur ke Ciledug (yang tentu saja macet) untuk mengambil passport, sampai sekitar jam 11:00. Kami sempat mencoba membujuk sang saudara agar mau mengambil resiko terkait kesalahan title Mr/Mrs tersebut tapi beliau tetap keukeuh perlu mengubahnya. Beliau bahkan mempertanyakan apakah Lion Air itu pesawatnya bagus mengingat pelayanannya yang kurang bagus terkait pengubahan title Mr/Mrs ini. Saya tentu saja merasa disalahkan, padahal saya hanya memberikan opsi dan beliau lah yang memutuskan untuk membeli tiket Lion Air karena pertimbangan harga yang paling murah.</p>
<p>Kami pun kemudian langsung ke Harmoni. Sesampainya di kantor Lion Air sekitar jam 13:00, tidak begitu ramai yang antri sehingga kami langsung dilayani oleh petugasnya. Petugas meminta kami memperlihatkan passport calon penumpang, kemudian setelah menunggu sekitar 15 menit kami diberi tahu bahwa tiket sudah diubah dan diberi nomor booking baru. Kabar baiknya adalah biayanya bukan Rp.75.000 tapi Rp 50.000.</p>
<p>Demikianlah, niat baik membantu orang lain berakhir dengan menghabiskan akhir pekan dari pagi sampai sore di jalanan yang macet. Rugi waktu, rugi materi dan rugi emosional.</p>
<p>Untuk Lion Air, cobalah sedikit menghargai waktu konsumen Anda.  Apa susahnya sih melayani permintaan penggantian gender ini hanya by phone saja? Maskapai lain bahkan melakukannya secara gratis! Saya berjanji akan menghindari berurusan dengan perusahaan yang tidak menghargai waktu orang lain seperti Lion Air.</p>
<p><strong>Kesimpulan:</strong></p>
<ul>
<li>Mengurus perubahan title Mr/Mrs untuk tiket Lion Air tidak bisa dilakukan melalui call centre, Anda harus datang ke kantornya di Harmoni, yang tentu saja makan waktu yang tidak sedikit jika rumah Anda jauh dari pusat kota , juga ongkos transportasi yang harus dikeluarkan serta harus membayar uang administrasi Rp.50.000.</li>
<li>Sebaiknya menghindari membantu membelikan tiket online Lion Air untuk orang yang tidak serumah dengan Anda, karena jika terjadi kesalahan input data calon penumpang, Anda perlu menghadirkan bukti ID calon penumpang ke kantor Lion Air. Iya kalo masih satu kota, kalo tidak bagaimana?</li>
<li>Berpikir beberapa kali sebelum Anda bersedia membantu orang lain, terutama jika melibatkan transaksi keuangan seperti pembelian tiket ini. Jika Anda sudah siap dengan konsekuensi terburuk silakan lakukan, namun jika tidak&#8230; akan membuat Anda tidak ikhlas dan menyesal telah membantu. Dan rasanya sungguh menyesakkan &#8230;</li>
</ul>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/daunpepaya.wordpress.com/330/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/daunpepaya.wordpress.com/330/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/daunpepaya.wordpress.com/330/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/daunpepaya.wordpress.com/330/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/daunpepaya.wordpress.com/330/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/daunpepaya.wordpress.com/330/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/daunpepaya.wordpress.com/330/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/daunpepaya.wordpress.com/330/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/daunpepaya.wordpress.com/330/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/daunpepaya.wordpress.com/330/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/daunpepaya.wordpress.com/330/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/daunpepaya.wordpress.com/330/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/daunpepaya.wordpress.com/330/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/daunpepaya.wordpress.com/330/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=daunpepaya.wordpress.com&amp;blog=6780980&amp;post=330&amp;subd=daunpepaya&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://daunpepaya.wordpress.com/2011/11/27/akibat-salah-pilih-gender-di-tiket-lion-air/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/e4afc08d9dc9c75f586d7033aa831aab?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">kafin</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://daunpepaya.files.wordpress.com/2011/11/lion.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">lion</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Public Transport di Kuala Lumpur</title>
		<link>http://daunpepaya.wordpress.com/2011/11/17/public-transport-di-kuala-lumpur/</link>
		<comments>http://daunpepaya.wordpress.com/2011/11/17/public-transport-di-kuala-lumpur/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 17 Nov 2011 04:30:30 +0000</pubDate>
		<dc:creator>kafin</dc:creator>
				<category><![CDATA[jalan-jalan]]></category>
		<category><![CDATA[Malaysia]]></category>
		<category><![CDATA[bandara]]></category>
		<category><![CDATA[bis bandara]]></category>
		<category><![CDATA[kereta]]></category>
		<category><![CDATA[Kuala Lumpur]]></category>
		<category><![CDATA[LCCT]]></category>
		<category><![CDATA[LRT]]></category>
		<category><![CDATA[Skybus]]></category>
		<category><![CDATA[taksi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://daunpepaya.wordpress.com/?p=261</guid>
		<description><![CDATA[Kali ini saya akan bercerita tentang public transport di Kuala Lumpur, mulai dari pelayanan bandara, bus dari bandara ke pusat kota KL, stasiun kereta dan gerbong keretanya serta tidak ketinggalan tentang taksi di KL. Bandara LCCT (Low Cost Carrier Terminal) &#8230; <a href="http://daunpepaya.wordpress.com/2011/11/17/public-transport-di-kuala-lumpur/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=daunpepaya.wordpress.com&amp;blog=6780980&amp;post=261&amp;subd=daunpepaya&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Kali ini saya akan bercerita tentang <em>public transport</em> di Kuala Lumpur, mulai dari pelayanan bandara, bus dari bandara ke pusat kota KL, stasiun kereta dan gerbong keretanya serta tidak ketinggalan tentang taksi di KL.</p>
<p><span id="more-261"></span><strong>Bandara LCCT (Low Cost Carrier Terminal)</strong></p>
<p>Semua penerbangan AirAsia dari dan ke Kuala Lumpur dilayani melalui budget terminal yang diberi nama LCCT. Walaupun LCCT ini merupakan budget terminal untuk penerbangan murah, fasilitasnya tidak sesederhana budget terminal di Singapura. Jika di budget terminal Singapura saya tidak melihat ada restoran atau toko-toko, maka di LCCT KL kita bisa menemukan restoran seperti Mc Donalds, dll. Dari pemantauan sekilas, sepertinya bandara ini lebih kurang sama levelnya dengan Terminal II Bandara Soekarno Hatta, Jakarta.</p>
<div id="attachment_308" class="wp-caption aligncenter" style="width: 310px"><a href="http://daunpepaya.files.wordpress.com/2011/11/p1050178.jpg"><img class="size-medium wp-image-308" title="P1050178" src="http://daunpepaya.files.wordpress.com/2011/11/p1050178.jpg?w=300&#038;h=225" alt="" width="300" height="225" /></a><p class="wp-caption-text">Sebuah restoran fastfood di KLCC</p></div>
<div id="attachment_300" class="wp-caption aligncenter" style="width: 310px"><a href="http://daunpepaya.files.wordpress.com/2011/11/img_2837.jpg"><img class="size-medium wp-image-300" title="IMG_2837" src="http://daunpepaya.files.wordpress.com/2011/11/img_2837.jpg?w=300&#038;h=225" alt="" width="300" height="225" /></a><p class="wp-caption-text">Salah satu sudut Terminal LCCT</p></div>
<div id="attachment_263" class="wp-caption aligncenter" style="width: 310px"><a href="http://daunpepaya.files.wordpress.com/2011/11/p1050020.jpg"><img class="size-medium wp-image-263" title="P1050020" src="http://daunpepaya.files.wordpress.com/2011/11/p1050020.jpg?w=300&#038;h=225" alt="" width="300" height="225" /></a><p class="wp-caption-text">Suasana di Luar LCCT KL</p></div>
<p>Berbeda dengan ruang tunggu terminal keberangkatan Bandara Soetta Jakarta atau pun Bandara Changi Singapura yang steril dari kegiatan jual beli, di LCCT ini ruang tunggunya yang super besar menyediakan berbagai toko oleh-oleh, toko parfum/rokok, money changer dan restoran. Jadi jika pesawat kita mengalami delayed, kita tidak perlu khawatir akan kelaparan. Kita juga bisa jalan-jalan <em>window shopping</em> melihat barang-barang sembari menunggu panggilan untuk boarding. Ya, tentu saja harga makanan dan barang-barang di sini relatif mahal.</p>
<p>Kebijakan menyediakan toko dan restoran di ruang tunggu ini sebenarnya agak kontradiksi juga dengan aturan bahwa kita tidak boleh membawa botol minuman ke daerah ruang tunggu. Setelah melewati imigrasi, kita akan langsung berhadapan dengan petugas yang memeriksa isi bagasi dan tas kita. Semua botol yang berisi cairan (minuman, parfum atau pun kosmetik) dengan jumlah tertentu harus dibuang. Tapi kok ya di dalam ruang tunggu bisa beli lagi, tanya kenapa?</p>
<div class="wp-caption aligncenter" style="width: 425px"><img class="    " src="http://stat.ks.kidsklik.com/statics/files/2011/07/1310118331421296160.jpg" alt="" width="415" height="311" /><p class="wp-caption-text">Ruang Tunggu Terminal Keberangkatan LCCT</p></div>
<p>Oh ya, di ruang tunggu tersedia juga wifi gratis dengan kecepatan akses yang lumayan. Selain itu ada area untuk men-charge alat eletronik kita, seperti hp, kamera atau laptop. Benar-benar memanjakan pengunjung.</p>
<p>Jika budget terminalnya saja sudah sebagus ini, saya yakin bandara utamanya yaitu KLIA lebih bagus lagi, mungkin bisa dibandingkan dengan Bandara Changi Singapura.</p>
<p><strong>Bus Bandara</strong></p>
<p>Dari LCCT menuju Kuala Lumpur kita bisa menggunakan bus atau taxi. Tentu saja karena ingin berhemat, kami memilih untuk menggunakan bus ke KL Sentral yang merupakan terminal utama di KL. Jika di Jakarta cuma ada satu pilihan bus yaitu Bus DAMRI, maka dari LCCT ke KL Sentral ada 2 pilihan, yaitu:</p>
<ul>
<li>Bus SKYBUS, milik AirAsia, dengan biaya RM9.</li>
<li>Bus AEROBUS, milik swasta lain, dengan biaya RM8.</li>
</ul>
<div id="attachment_266" class="wp-caption aligncenter" style="width: 310px"><a href="http://daunpepaya.files.wordpress.com/2011/11/img_2843.jpg"><img class="size-medium wp-image-266" title="IMG_2843" src="http://daunpepaya.files.wordpress.com/2011/11/img_2843.jpg?w=300&#038;h=225" alt="" width="300" height="225" /></a><p class="wp-caption-text">Skybus AirAsia</p></div>
<p>Saya menggunakan Skybus AirAsia untuk perjalanan LCCT-KL Sentral serta menggunakan Aerobus untuk rute KL Sentral-LCCT. Dari pengalaman menggunakan kedua bus tersebut, saya menyarankan untuk memilih Skybus AirAsia saja. Walaupun lebih mahal RM1, tapi busnya jauh lebih bagus, baik AC, kursi maupun interiornya.</p>
<div id="attachment_269" class="wp-caption aligncenter" style="width: 310px"><a href="http://daunpepaya.files.wordpress.com/2011/11/img_2844.jpg"><img class="size-medium wp-image-269" title="IMG_2844" src="http://daunpepaya.files.wordpress.com/2011/11/img_2844.jpg?w=300&#038;h=147" alt="" width="300" height="147" /></a><p class="wp-caption-text">Tiket Skybus AirAsia</p></div>
<p>Kita bisa membeli tiket bus di dalam bandara setelah keluar dari imigrasi atau membelinya ke agen di halte bus. Kami menunggu cukup lama sampai bisa naik bus. Jumlah bus dan calon penumpang tidak seimbang sehingga terjadi penumpukan. Bahkan para penumpang harus berebutan naik karena tidak ada petugas yang mengatur antrian dan tempat duduk. Untuk aspek ini KL kalah telak dibanding Singapura yang menyediakan transportasi kereta dari bandara ke pusat kota.</p>
<p><strong>Stasiun Kereta<br />
</strong></p>
<p>Stasiun kereta di KL sangat bagus, sama bagusnya dengan stasiun MRT di Singapura. Kalau dibandingkan dengan Jakarta bagaimana? hehe &#8230; jauuuh &#8230; kasihan deh rakyat Indonesia <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_sad.gif' alt=':(' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Untuk naik ke peron, calon penumpang harus mempunyai tiket. Beda dengan di Jakarta, dimana orang atau pedagang &#8220;bisa&#8221; bebas masuk peron walaupun tidak punya tiket.</p>
<p>Seperti halnya di Singapura, ada kartu magnetik (mungkin smart card) yang digunakan oleh pengguna rutin dengan men-tap-kan ke mesin di pintu masuk. Untuk pengguna yang tidak punya smart card bisa membeli kartu sekali jalan. Kartu sekali jalan ini bisa dibeli di mesin tiket atau membeli melalui petugas di counter tiket. Kelebihan kartu sekali jalan di KL dibandingkan dengan di Singapura adalah kita tidak perlu membayar uang deposit kartu, cukup bayar biaya perjalanan saja. Di Singapura untuk setiap tiket sekali jalan, kita harus membayar deposit SGD 1 (Rp.7000).</p>
<div id="attachment_271" class="wp-caption aligncenter" style="width: 310px"><a href="http://daunpepaya.files.wordpress.com/2011/11/img_2877.jpg"><img class="size-medium wp-image-271" title="IMG_2877" src="http://daunpepaya.files.wordpress.com/2011/11/img_2877.jpg?w=300&#038;h=225" alt="" width="300" height="225" /></a><p class="wp-caption-text">Mesin Tiket</p></div>
<div id="attachment_272" class="wp-caption aligncenter" style="width: 310px"><a href="http://daunpepaya.files.wordpress.com/2011/11/img_2878.jpg"><img class="size-medium wp-image-272" title="IMG_2878" src="http://daunpepaya.files.wordpress.com/2011/11/img_2878.jpg?w=300&#038;h=225" alt="" width="300" height="225" /></a><p class="wp-caption-text">Loket Pembelian Tiket</p></div>
<p>Setelah memegang tiket, selanjutnya kita harus melewati gerbang peron seperti pada gambar di bawah ini:</p>
<div id="attachment_279" class="wp-caption aligncenter" style="width: 310px"><a href="http://daunpepaya.files.wordpress.com/2011/11/img_2879.jpg"><img class="size-medium wp-image-279" title="IMG_2879" src="http://daunpepaya.files.wordpress.com/2011/11/img_2879.jpg?w=300&#038;h=202" alt="" width="300" height="202" /></a><p class="wp-caption-text">Mesin Otorisasi Menuju Peron</p></div>
<p>Untuk naik ke peron disediakan eskalator yang bagus.</p>
<div id="attachment_273" class="wp-caption aligncenter" style="width: 310px"><a href="http://daunpepaya.files.wordpress.com/2011/11/img_2881.jpg"><img class="size-medium wp-image-273" title="IMG_2881" src="http://daunpepaya.files.wordpress.com/2011/11/img_2881.jpg?w=300&#038;h=225" alt="" width="300" height="225" /></a><p class="wp-caption-text">Eskalator di Stasiun KL Sentral</p></div>
<div id="attachment_274" class="wp-caption aligncenter" style="width: 310px"><a href="http://daunpepaya.files.wordpress.com/2011/11/img_2882.jpg"><img class="size-medium wp-image-274" title="IMG_2882" src="http://daunpepaya.files.wordpress.com/2011/11/img_2882.jpg?w=300&#038;h=225" alt="" width="300" height="225" /></a><p class="wp-caption-text">Peron Stasiun KL Sentral</p></div>
<p>Perhatikan bahwa seperti halnya di Singapura, di peron ini ada informasi berapa lama lagi kita harus menunggu kereta. Terkesan sangat menghargai waktu penggunanya.</p>
<div id="attachment_275" class="wp-caption aligncenter" style="width: 310px"><a href="http://daunpepaya.files.wordpress.com/2011/11/img_2884.jpg"><img class="size-medium wp-image-275" title="IMG_2884" src="http://daunpepaya.files.wordpress.com/2011/11/img_2884.jpg?w=300&#038;h=225" alt="" width="300" height="225" /></a><p class="wp-caption-text">Kereta LRT Kelana Jaya Line</p></div>
<p>Interior dalam kereta juga gak kalah cantik dibandingkan MRT di Singapura. Jika dibandingkan dengan interior KRL Commuter Jabodetabek, masih sedikit lebih bagus LRT-nya KL.</p>
<div id="attachment_276" class="wp-caption aligncenter" style="width: 310px"><a href="http://daunpepaya.files.wordpress.com/2011/11/img_2907.jpg"><img class="size-medium wp-image-276" title="IMG_2907" src="http://daunpepaya.files.wordpress.com/2011/11/img_2907.jpg?w=300&#038;h=225" alt="" width="300" height="225" /></a><p class="wp-caption-text">Suasana dalam gerbong kereta LRT Kelana Jaya</p></div>
<div id="attachment_301" class="wp-caption aligncenter" style="width: 310px"><a href="http://daunpepaya.files.wordpress.com/2011/11/img_2890.jpg"><img class="size-medium wp-image-301" title="IMG_2890" src="http://daunpepaya.files.wordpress.com/2011/11/img_2890.jpg?w=300&#038;h=225" alt="" width="300" height="225" /></a><p class="wp-caption-text">Salah satu lorong di Stasiun LRT KLCC</p></div>
<div id="attachment_303" class="wp-caption aligncenter" style="width: 310px"><a href="http://daunpepaya.files.wordpress.com/2011/11/p1050071.jpg"><img class="size-medium wp-image-303" title="P1050071" src="http://daunpepaya.files.wordpress.com/2011/11/p1050071.jpg?w=300&#038;h=225" alt="" width="300" height="225" /></a><p class="wp-caption-text">Peron Stasiun LRT KLCC</p></div>
<div id="attachment_322" class="wp-caption aligncenter" style="width: 229px"><a href="http://daunpepaya.files.wordpress.com/2011/11/p1050072.jpg"><img class="size-medium wp-image-322" title="P1050072" src="http://daunpepaya.files.wordpress.com/2011/11/p1050072.jpg?w=219&#038;h=300" alt="" width="219" height="300" /></a><p class="wp-caption-text">Petunjuk Stasiun Selanjutnya</p></div>
<p>Sayangnya saya hanya sempat mencoba LRT, tidak sempat mencoba monorail, MRT ataupun kereta Kommuter-nya KL.</p>
<p><strong>Taxi</strong></p>
<p>Taksi di KL ada beberapa jenis, antara lain taksi eksekutif dan taksi biasa. Taksi biasa ini ada yang diberi label <strong>Teksi Bermeter</strong>, yaitu taksi yang dijamin supirnya pake argo. Aneh juga ya? Ternyata hal ini ada karena kebanyakan taksi di KL ini tidak mau pake argo dan maunya tawar menawar. <em>Annoying</em> sekali ya?</p>
<p>Akhirnya! Ada juga yang bisa kita banggakan dari Jakarta, yaitu taksi <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<div id="attachment_292" class="wp-caption aligncenter" style="width: 310px"><a href="http://daunpepaya.files.wordpress.com/2011/11/p1050121.jpg"><img class="size-medium wp-image-292" title="P1050121" src="http://daunpepaya.files.wordpress.com/2011/11/p1050121.jpg?w=300&#038;h=225" alt="" width="300" height="225" /></a><p class="wp-caption-text">Teksi Bermeter</p></div>
<p>Selama 3 hari 2 malam di KL, saya satu kali naik taksi tanpa argo dan tiga kali dengan argo dan alhamdulillah semua supir taksinya baik. Pernah juga mengalami ditolak naik oleh taksi di kawasan Bukit Bintang dengan alasan traffic jam. Ya, selain bermasalah dengan argo, ada juga taksi di sana yang suka menolak penumpang jika rutenya dianggap tidak menarik. Sangat tidak nyaman memang, apalagi di saat kita sangat membutuhkan taksi di waktu malam di kala badan sudah lelah berjalan-jalan sepanjang hari. Heran ya, kenapa kota sebagus KL tidak punya perusahaan taksi sekelas Bluebird. Apakah karena tarif taksi yang ditetapkan pemerintahnya kurang <em>reasonable</em>?</p>
<div id="attachment_305" class="wp-caption aligncenter" style="width: 310px"><a href="http://daunpepaya.files.wordpress.com/2011/11/img_2971.jpg"><img class="size-medium wp-image-305" title="IMG_2971" src="http://daunpepaya.files.wordpress.com/2011/11/img_2971.jpg?w=300&#038;h=220" alt="" width="300" height="220" /></a><p class="wp-caption-text">Tarif Taksi di Malaysia</p></div>
<p><strong>Lain-lain</strong></p>
<p>Di KL tidak ada angkot, ataupun ojeg. Kita harus kuat jalan kaki ke stasiun kereta atau ke halte bus. Lumayan tertib, seperti Singapura.</p>
<p>Terkait ketertiban di jalan raya, saya dan teman saya sempat hampir ditabrak oleh pengendara motor yang ngebut, padahal kami menyebrang ditempat yang seharusnya dan sebelumnya jalan itu cukup kosong. Saya juga melihat ada pengendara mobil yang di perempatan ketika lampu merah tidak berhenti sebelum zebra-cross. Pada dua kejadian tersebut kebetulan pelakunya adalah orang India. Tapi overall, masih lebih tertib dibandingkan Jakarta.</p>
<p>Untuk penduduk yang buta juga disediakan <em>path</em> untuk berjalan, jadi mereka bisa pergi kemana saja tanpa harus ditemani.</p>
<div id="attachment_290" class="wp-caption aligncenter" style="width: 234px"><a href="http://daunpepaya.files.wordpress.com/2011/11/p1050047.jpg"><img class="size-medium wp-image-290" title="P1050047" src="http://daunpepaya.files.wordpress.com/2011/11/p1050047.jpg?w=224&#038;h=300" alt="" width="224" height="300" /></a><p class="wp-caption-text">Penanda Jalan untuk Orang Buta</p></div>
<p><strong>Kesimpulan:</strong></p>
<ul>
<li>Kuala Lumpur lebih maju layanan transportasi keretanya dibanding Jakarta.</li>
<li>Jika ingin merasakan transportasi kereta yang modern cukup main ke KL saja, tidak perlu ke Singapura yang mahal biaya akomodasinya.</li>
<li>Pilih taksi yang mau pake argo, yaitu yang diberi label Teksi Bermeter agar terhindar dari kerumitan tawar-menawar.</li>
</ul>
<p>OK, semoga informasi ini berguna untuk Anda yang ingin melancong ke negeri jiran. <em>Have a nice trip</em>!</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/daunpepaya.wordpress.com/261/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/daunpepaya.wordpress.com/261/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/daunpepaya.wordpress.com/261/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/daunpepaya.wordpress.com/261/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/daunpepaya.wordpress.com/261/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/daunpepaya.wordpress.com/261/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/daunpepaya.wordpress.com/261/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/daunpepaya.wordpress.com/261/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/daunpepaya.wordpress.com/261/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/daunpepaya.wordpress.com/261/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/daunpepaya.wordpress.com/261/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/daunpepaya.wordpress.com/261/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/daunpepaya.wordpress.com/261/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/daunpepaya.wordpress.com/261/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=daunpepaya.wordpress.com&amp;blog=6780980&amp;post=261&amp;subd=daunpepaya&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://daunpepaya.wordpress.com/2011/11/17/public-transport-di-kuala-lumpur/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/e4afc08d9dc9c75f586d7033aa831aab?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">kafin</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://daunpepaya.files.wordpress.com/2011/11/p1050178.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">P1050178</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://daunpepaya.files.wordpress.com/2011/11/img_2837.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">IMG_2837</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://daunpepaya.files.wordpress.com/2011/11/p1050020.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">P1050020</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://stat.ks.kidsklik.com/statics/files/2011/07/1310118331421296160.jpg" medium="image" />

		<media:content url="http://daunpepaya.files.wordpress.com/2011/11/img_2843.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">IMG_2843</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://daunpepaya.files.wordpress.com/2011/11/img_2844.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">IMG_2844</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://daunpepaya.files.wordpress.com/2011/11/img_2877.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">IMG_2877</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://daunpepaya.files.wordpress.com/2011/11/img_2878.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">IMG_2878</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://daunpepaya.files.wordpress.com/2011/11/img_2879.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">IMG_2879</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://daunpepaya.files.wordpress.com/2011/11/img_2881.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">IMG_2881</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://daunpepaya.files.wordpress.com/2011/11/img_2882.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">IMG_2882</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://daunpepaya.files.wordpress.com/2011/11/img_2884.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">IMG_2884</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://daunpepaya.files.wordpress.com/2011/11/img_2907.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">IMG_2907</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://daunpepaya.files.wordpress.com/2011/11/img_2890.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">IMG_2890</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://daunpepaya.files.wordpress.com/2011/11/p1050071.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">P1050071</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://daunpepaya.files.wordpress.com/2011/11/p1050072.jpg?w=219" medium="image">
			<media:title type="html">P1050072</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://daunpepaya.files.wordpress.com/2011/11/p1050121.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">P1050121</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://daunpepaya.files.wordpress.com/2011/11/img_2971.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">IMG_2971</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://daunpepaya.files.wordpress.com/2011/11/p1050047.jpg?w=224" medium="image">
			<media:title type="html">P1050047</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Dari Petronas Twin Tower Hingga ke Genting Highlands</title>
		<link>http://daunpepaya.wordpress.com/2011/11/14/dari-petronas-tower-hingga-ke-genting-highlands/</link>
		<comments>http://daunpepaya.wordpress.com/2011/11/14/dari-petronas-tower-hingga-ke-genting-highlands/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 14 Nov 2011 09:39:42 +0000</pubDate>
		<dc:creator>kafin</dc:creator>
				<category><![CDATA[jalan-jalan]]></category>
		<category><![CDATA[Malaysia]]></category>
		<category><![CDATA[Genting Highlands]]></category>
		<category><![CDATA[Genting SkyWay]]></category>
		<category><![CDATA[Petronas Tower]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://daunpepaya.wordpress.com/?p=221</guid>
		<description><![CDATA[Melanjutkan ceritaku di sini, kali ini aku akan cerita tentang pengalamanku &#8216;singgah&#8217; sebentar di Petronas Twin Tower dan Genting Highlands. Kenapa aku bilang &#8216;singgah&#8217;? Karena aku dan temanku memang hanya menghabiskan waktu sekitar 30 menit di Petronas Twin Tower dan &#8230; <a href="http://daunpepaya.wordpress.com/2011/11/14/dari-petronas-tower-hingga-ke-genting-highlands/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=daunpepaya.wordpress.com&amp;blog=6780980&amp;post=221&amp;subd=daunpepaya&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Melanjutkan ceritaku di <a href="http://daunpepaya.wordpress.com/2011/11/14/biaya-tiket-pesawat-cgk-kl-dan-hotel-di-kuala-lumpur/">sini</a>, kali ini aku akan cerita tentang pengalamanku &#8216;singgah&#8217; sebentar di Petronas Twin Tower dan Genting Highlands. Kenapa aku bilang &#8216;singgah&#8217;? Karena aku dan temanku memang hanya menghabiskan waktu sekitar 30 menit di Petronas Twin Tower dan 3.5 jam di Genting.<span id="more-221"></span></p>
<p>Pagi-pagi sekali aku dan temanku sudah bangun pagi dengan tujuan akan naik ke Skybridge Petronas Twin Tower (selanjutnya disingkat PTT). Sebelumnya kami mendapatkan info bahwa untuk naik ke Skybridge PTT harus antri dari jam 7 pagi. Maka kami pun sudah check-out dari hotel pada jam 6:30 waktu Malaysia (bayangkan Subuh aja di sana jam 5:40 <img src='http://s2.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_razz.gif' alt=':P' class='wp-smiley' />  ). Kami menitipkan koper kami ke staf My Hotel untuk diambil sore nanti. Menitipkan koper ini gratis dan bisa diambil anytime kata stafnya (tentunya gak boleh sampai besok pagi ya hehe).</p>
<p><strong>Petronas Twin Tower</strong></p>
<p>Dari hotel, kami menuju ke Stasiun LRT KL Sentral dengan berjalan kaki sekitar 15 menit (tentu saja jalan kaki gaya turis sambil foto sana-sini). Dengan membayar hanya RM 1.6 kami pun sampai di Stasiun LRT KLCC yang berada di ground PTT. Masih jam 7:30 pagi saat itu, masih sepi sekali. Kami kemudian bertanya kepada petugas tentang lokasi beli tiket untuk naik ke Skybridge PTT. Sayang sungguh sayang, menurut petugas tersebut saat ini Skybridge sedang ditutup untuk kunjungan turis karena sedang dilakukan renovasi sampai akhir Desember 2011. Penonton kecewa <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_sad.gif' alt=':(' class='wp-smiley' /> </p>
<div id="attachment_234" class="wp-caption aligncenter" style="width: 310px"><a href="http://daunpepaya.files.wordpress.com/2011/11/p1050070.jpg"><img class="size-medium wp-image-234" title="P1050070" src="http://daunpepaya.files.wordpress.com/2011/11/p1050070.jpg?w=300&#038;h=225" alt="Twin Tower" width="300" height="225" /></a><p class="wp-caption-text">Petronas Twin Tower yang diselimuti kabut</p></div>
<p>Kami pun kemudian menutupi kekecewaan dengan mengambil beberapa foto PTT. Hasil foto kurang bagus karena jarak fotonya terlalu dekat. Seharusnya untuk memfoto PTT kami harus ke lokasi yang lumayan jauh agar menara ini terlihat lebih utuh.</p>
<p>Kekecewaan kami pun dilengkapi oleh cuaca yang mendung dan gerimis <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_sad.gif' alt=':(' class='wp-smiley' />  Kesimpulannya pagi itu kami tidak mungkin jalan-jalan di Kuala Lumpur. Maka Plan B pun dipilih yaitu ke Genting Highlands &#8230;</p>
<p>Dan petualangan ke Genting pun dimulai <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p><strong>Perjalanan ke Genting Highlands</strong></p>
<p>Berdasarkan informasi dari satpam Petronas Twin Tower, untuk ke Genting kami sebaiknya naik LRT ke <strong>Stasiun Gombak</strong>. So, kami pun turun dari halaman Petronas Twin Tower ke Stasiun KLCC dan membeli tiket kereta ke Gombak seharga RM 2.1 perorang.</p>
<p>Sesampainya di Gombak, kami ditawari tiket bus oleh agen bus <strong>Go Genting Ekspress</strong>. Namun ada lagi informasi kurang menggembirakan. Kami sampai di sana sekitar jam 8:30, dan agen tersebut mengatakan bahwa tiket bus yang tersedia sudah penuh untuk keberangkatan sebelum jam 11:00. Kalau mau, kami bisa beli tiket bus  untuk jam 11:00. Tentu saja kami tidak mungkin memilih opsi ini karena waktu liburan kami di KL sangat singkat, tidak mungkin membuang waktu menunggu 2 jam.</p>
<blockquote><p>Belakangan saya mendapatkan informasi bahwa kita bisa membeli tiket bus Go Genting Ekspress sebelum hari H. Untuk setiap tiket yang dibeli sudah ditentukan jam berangkatnya sehingga nanti kita bisa mengatur waktu kapan harus sampai di terminal bus.</p></blockquote>
<p>Ketika kami sedang bimbang, datanglah seorang supir taksi menawarkan biaya  RM20 (sekitar Rp.60.000) per orang untuk 4 orang penumpang. Saat itu aku bimbang, apakah perlu pergi ke Genting. Aku dengar di sana adalah tempat judi dan area bermain anak-anak, kurang cocok dengan kebutuhanku. Namun karena katanya kalau ke Malaysia kudu melihat Petronas Twin Tower dan mengunjungi Genting, akhirnya kami setuju naik taksi tersebut.</p>
<div id="attachment_253" class="wp-caption aligncenter" style="width: 310px"><a href="http://daunpepaya.files.wordpress.com/2011/11/p1050117.jpg"><img class="size-medium wp-image-253" title="P1050117" src="http://daunpepaya.files.wordpress.com/2011/11/p1050117.jpg?w=300&#038;h=225" alt="" width="300" height="225" /></a><p class="wp-caption-text">Pemandangan Menuju Genting</p></div>
<p>Perjalanan dari Gombak ke Genting ternyata cukup jauh dan mendaki. Mungkin seperti perjalanan dari Jakarta ke Puncak. Jalannya berkelok-kelok tajam, cukup menegangkan. Di kiri dan kanan jalan kita bisa melihat hijaunya perbukitan. Tadinya kami merasa bahwa RM20 perorang terlalu mahal, namun setelah mengetahui bahwa Genting memang jauh dan medan perjalanannya sulit, aku rasa harganya cukup layak untuk kami yang dibatasi oleh waktu.</p>
<p><strong>Lower Terminal Genting Skyway</strong></p>
<p>Dalam waktu sekitar satu jam kami pun akhirnya sampai di sebuah terminal yang merupakan terminal penghubung ke Genting Highlands yang berada di puncak bukit. Dari sini kami harus menyambung naik kereta gantung bernama <strong>Genting Skyway</strong> (selanjutnya disingkat GS). Terminal ini disebut Lower Terminal Genting Skyway.</p>
<div id="attachment_254" class="wp-caption aligncenter" style="width: 310px"><a href="http://daunpepaya.files.wordpress.com/2011/11/img_2965.jpg"><img class="size-medium wp-image-254" title="IMG_2965" src="http://daunpepaya.files.wordpress.com/2011/11/img_2965.jpg?w=300&#038;h=225" alt="" width="300" height="225" /></a><p class="wp-caption-text">Lower Terminal Genting Skyway</p></div>
<p>Supir taksi kami baik sekali, dia memberi tahu kami cara membeli tiket GS. Dia menyarankan untuk membeli sekaligus tiket pulang-pergi agar tidak perlu antri dua kali. Dia juga memberi tahu dimana lokasi membeli tiket bus <strong>Go Genting Express</strong> untuk kembali ke KL. Dia bahkan memberi tahu bahwa kami sebaiknya membeli tiket bus balik ke KL saat itu juga karena jika membeli nanti sore bisa jadi tidak kebagian tempat duduk.</p>
<div id="attachment_242" class="wp-caption aligncenter" style="width: 310px"><a href="http://daunpepaya.files.wordpress.com/2011/11/img_2962.jpg"><img class="size-medium wp-image-242" title="IMG_2962" src="http://daunpepaya.files.wordpress.com/2011/11/img_2962.jpg?w=300&#038;h=111" alt="Go Genting Ekspres" width="300" height="111" /></a><p class="wp-caption-text">Go Genting Ekspres</p></div>
<p>Bus Go Genting Ekspress melayani banyak rute ke berbagai penjuru Malaysia, diantaranya ke KL Central, Gombak dan Pudu Raya. Jadi sebenarnya kami tidak harus ke Gombak dulu untuk ke Genting, kami juga bisa berangkat dari Terminal KL Sentral yang dekat lokasinya dengan hotel kami.</p>
<p>Oleh karena tujuan kami ke Genting hanya untuk mencari tahu seperti apa Genting, bukan untuk ikut bermain atraksi, maka kami memilih jadwal bus balik ke KL untuk jam 13:30. Kami memilih bus dengan rute Genting &#8211; KL Sentral dimana hotel kami berada, dengan harga tiket RM4.3. Murah banget kan dibanding biaya taksi yang RM20? Pada tiket bus sudah dicantumkan jam berangkat bus lengkap dengan nomor tempat duduk. Profesional sekali, jadi nanti tidak perlu berebut naik bisnya. Dan tentu saja tidak ada penumpang yang akan berdiri. Semua ini sudah terkomputerisasi.</p>
<p>Saat sampai di Lower Terminal Genting Skyway ini waktu sudah menunjukkan sekitar jam 10:00, sehingga kami yang belum sarapan pagi kemudian memutuskan untuk makan dulu. Makan di sini sangat murah, menu nasi lemak dengan telor hanya RM 3.5. Jadi jika ingin berhemat Anda disarankan untuk makan dulu di terminal ini sebelum naik ke Genting Highlands.</p>
<div id="attachment_243" class="wp-caption aligncenter" style="width: 249px"><a href="http://daunpepaya.files.wordpress.com/2011/11/img_2909.jpg"><img class="size-medium wp-image-243" title="IMG_2909" src="http://daunpepaya.files.wordpress.com/2011/11/img_2909.jpg?w=239&#038;h=300" alt="" width="239" height="300" /></a><p class="wp-caption-text">Kuala Lumpur Transit Map</p></div>
<p><strong>Genting Skyway yang Menakjubkan</strong></p>
<p>Setelah makan, kami naik ke Lantai 3, tempat dimana loket tiket GS berada. Walaupun namanya Lantai 3, sebenarnya posisinya di Lantai 7. Setelah membeli tiket pulang pergi RM10, kami langsung ke gate kereta gantung. Untungnya saat itu masih sepi sehingga tidak perlu mengantri sehingga kami bisa langsung naik. Satu unit kereta gantung bermuatan maksimal 8 orang. Untungnya lagi, hanya saya dan teman yang ada di kereta gantung yang kami tumpangi. Kami pun jadi bebas ngobrol dan foto-foto tanpa khawatir mengganggu ketenangan orang lain.</p>
<div id="attachment_231" class="wp-caption aligncenter" style="width: 310px"><a href="http://daunpepaya.files.wordpress.com/2011/11/p1050112.jpg"><img class="size-medium wp-image-231" title="P1050112" src="http://daunpepaya.files.wordpress.com/2011/11/p1050112.jpg?w=300&#038;h=225" alt="Kereta gantung" width="300" height="225" /></a><p class="wp-caption-text">Kereta gantung (cable car) Genting Skyway</p></div>
<p>Perjalanan selama di kereta gantung sungguh menyenangkan walaupun pemandangan berkabut sehingga jarak pandang sangat pendek. Cuacanya makin ke atas makin dingin. Saya sangat menikmati suasana hening (bayangkan Anda sedang berada di atas hutan tropis), pohon-pohon yang hijau dan lintasan yang menanjak tajam (baca: menegangkan). Teman saya yang tidak suka ketinggian, kelihatannya tidak begitu menikmati dan hampir selalu berpegangan ke kursi.</p>
<p>Kereta gantung di Genting ini menurut saya lebih bagus dibanding kereta gantung di Singapura. Jarak tempuh lebih jauh, lebih miring path-nya (lebih menegangkan) dan tidak ketinggalan sangat muraaah! Bayangkan Jewel Cabel Car di Singapura biayanya SGD 26 (sekitar 180 rb) bolak-balik dengan pemandangan selat antara Pulau Singapura dan Pulau Sentosa dan jarak yang relatif pendek sekitar 1.6 km. Genting SkyWay jaraknya sekitar 3.38 km (kata wikipedia), path-nya menanjak tajam mengikuti lereng bukit, pemandangannya hutan tropis, dan harganyaaa  &#8230;. cuma RM 10 (sekitar Rp 30.000) bolak-balik. TOP banget kan?</p>
<p><strong>Genting Highlands</strong></p>
<p>Sesampainya di <strong>Upper Terminal GS</strong>, kita akan langsung berada di beranda sebuah gedung supermall. Suhu udara di luar gedung dingin sekali. Kami yang memang hari ini rencananya tidak ke Genting Highlands, tidak membawa jaket untuk melawan hawa dingin ini. Untungnya supermall di Genting Highlands ini dilengkapi pemanas udara, sehingga walaupun cuaca sangat dingin di luar, selama kita di dalam gedung tidak akan kedinginan.</p>
<p>Di dalam komplek Genting Highlands ini terdapat berbagai hotel dan restoran, mall, permainan anak-anak dan orang dewasa serta tentu saja casino.Untuk permainan disediakan versi indoor dan outdoor. Jadi walaupun cuaca sedang hujan di luar, pengunjung masih punya alternatif bermain.</p>
<p>Menurut saya Genting Highlands ini adalah surga bagi anak-anak dan remaja. Sebuah komplek wisata yang lengkap untuk kebutuhan setiap anggota keluarga. Sembari menunggu anak-anak bermain, Ibu-ibu bisa cuci mata di mall-mall yang menampilkan barang-barang bermerk. Bapak-bapak bisa memilih atraksi yang lebih membutuhkan nyali. Overall, saya rasa resort ini sama menariknya dengan resort serupa di Singapura.</p>
<div id="attachment_235" class="wp-caption aligncenter" style="width: 234px"><a href="http://daunpepaya.files.wordpress.com/2011/11/p1050087.jpg"><img class="size-medium wp-image-235" title="P1050087" src="http://daunpepaya.files.wordpress.com/2011/11/p1050087.jpg?w=224&#038;h=300" alt="" width="224" height="300" /></a><p class="wp-caption-text">Salah satu atraksi di Genting Highlands</p></div>
<p>Kami berjalan-jalan melihat situasi dan kemudian bersiap-siap turun dari Upper Terminal Genting Skyway ke Lower Terminal sekitar jam 12:00.  Sampai di Lower Terminal sekitar jam 12:30, makan siang lagi di restoran yang murah tadi dan kemudian menunggu bus ke KL Sentral datang.</p>
<p>Sembari menunggu bis datang, kami berkeliling di toko-toko di terminal tersebut dan membeli souvenir. Saya membeli gantungan kunci dengan harga RM10 untuk 3 gantungan kunci (berarti harga satuannya sekitar Rp.10.000) serta sebuah baju kaos bergambarkan Petronas Twin Tower seharga RM32 (sekitar Rp.100.000). Cukup mahal sepertinya, tapi karena khawatir tidak akan sempat lagi hunting souvenir, ya saya beli saja.</p>
<p><strong>Bus Go Genting Ekspress yang Keren</strong></p>
<p>Bus datang tepat pada jam 13:30 Bus ini keren sekali, AC-nya dingin, interiornya bagus dan setiap kursi dilengkapi seat-belt. Saya dan teman yang duduk di kursi paling depan menjadi lebih nyaman dengan adanya seat-belt ini karena kami bisa tidur tanpa khawatir bus akan merem mendadak. Memuaskan!</p>
<div id="attachment_244" class="wp-caption aligncenter" style="width: 310px"><a href="http://daunpepaya.files.wordpress.com/2011/11/img_2964.jpg"><img class="size-medium wp-image-244" title="IMG_2964" src="http://daunpepaya.files.wordpress.com/2011/11/img_2964.jpg?w=300&#038;h=133" alt="" width="300" height="133" /></a><p class="wp-caption-text">Bus Go Genting Ekspress yang keren</p></div>
<p>Kami terbangun menjelang sampai di Terminal KL Sentral dan sampai sekitar jam 14:30. Badan rasanya sudah capek sekali dan butuh istirahat. Kami pun berjalan kaki dengan sisa tenaga dari Terminal KL Sentral ke hotel. Dari hotel, setelah mengambil titipan koper, kami memutuskan naik taksi saja ke hotel kami selanjutnya, yaitu Pacific Regency Hotel Suite. Ini adalah pengalaman pertama kami naik taksi di KL yang katanya tidak nyaman. Namun alhamdulillah, <strong>Teksi Bermeter</strong> yang kami pilih supirnya baik. Dengan hanya RM10, kami pun sampai di Pacific Regency, sebuah hotel bintang lima yang megah. Singkat cerita kami check-in di hotel tersebut dan beristirahat sampai sore.</p>
<p>Kesimpulan:</p>
<ul>
<li>Jika ingin naik ke Skybridge Petronas Twin Tower, carilah informasi sebanyak-banyaknya mengenai dibuka atau tidaknya layanan ini, jam antri dll.</li>
<li>Untuk ke Genting, belilah tiket bus Go Genting Ekspress sebelum hari H.</li>
<li>Pastikan bahwa rombongan Anda tidak ada yang pobia ketinggian sebelum memutuskan untuk naik Genting Skyway. Ada alternatif bus dari KL langsung ke Genting Highlands tanpa harus naik Genting Skyway.</li>
<li>Jangan lupa bawa jaket jika ingin ke Genting, karena suhunya sangat dingin.</li>
<li>Genting keren banget, tidak kalah dengan resort Sentosa di Singapura.</li>
</ul>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/daunpepaya.wordpress.com/221/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/daunpepaya.wordpress.com/221/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/daunpepaya.wordpress.com/221/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/daunpepaya.wordpress.com/221/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/daunpepaya.wordpress.com/221/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/daunpepaya.wordpress.com/221/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/daunpepaya.wordpress.com/221/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/daunpepaya.wordpress.com/221/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/daunpepaya.wordpress.com/221/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/daunpepaya.wordpress.com/221/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/daunpepaya.wordpress.com/221/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/daunpepaya.wordpress.com/221/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/daunpepaya.wordpress.com/221/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/daunpepaya.wordpress.com/221/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=daunpepaya.wordpress.com&amp;blog=6780980&amp;post=221&amp;subd=daunpepaya&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://daunpepaya.wordpress.com/2011/11/14/dari-petronas-tower-hingga-ke-genting-highlands/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/e4afc08d9dc9c75f586d7033aa831aab?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">kafin</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://daunpepaya.files.wordpress.com/2011/11/p1050070.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">P1050070</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://daunpepaya.files.wordpress.com/2011/11/p1050117.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">P1050117</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://daunpepaya.files.wordpress.com/2011/11/img_2965.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">IMG_2965</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://daunpepaya.files.wordpress.com/2011/11/img_2962.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">IMG_2962</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://daunpepaya.files.wordpress.com/2011/11/img_2909.jpg?w=239" medium="image">
			<media:title type="html">IMG_2909</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://daunpepaya.files.wordpress.com/2011/11/p1050112.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">P1050112</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://daunpepaya.files.wordpress.com/2011/11/p1050087.jpg?w=224" medium="image">
			<media:title type="html">P1050087</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://daunpepaya.files.wordpress.com/2011/11/img_2964.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">IMG_2964</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Tiket Pesawat JKT-KL dan Hotel di Kuala Lumpur</title>
		<link>http://daunpepaya.wordpress.com/2011/11/14/biaya-tiket-pesawat-cgk-kl-dan-hotel-di-kuala-lumpur/</link>
		<comments>http://daunpepaya.wordpress.com/2011/11/14/biaya-tiket-pesawat-cgk-kl-dan-hotel-di-kuala-lumpur/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 14 Nov 2011 03:29:53 +0000</pubDate>
		<dc:creator>kafin</dc:creator>
				<category><![CDATA[jalan-jalan]]></category>
		<category><![CDATA[Malaysia]]></category>
		<category><![CDATA[hotel]]></category>
		<category><![CDATA[Kuala Lumpur]]></category>
		<category><![CDATA[tiket pesawat]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://daunpepaya.wordpress.com/?p=203</guid>
		<description><![CDATA[Dear Sahabat, Awal November ini aku baru saja jalan-jalan ke Kuala Lumpur (KL).  Seorang teman pada bulan September mendapatkan info tentang tiket murah AirAsia dan mengajakku liburan bersama. Pada tulisan ini akan kuceritakan mengenai biaya tiket pesawat serta informasi tentang &#8230; <a href="http://daunpepaya.wordpress.com/2011/11/14/biaya-tiket-pesawat-cgk-kl-dan-hotel-di-kuala-lumpur/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=daunpepaya.wordpress.com&amp;blog=6780980&amp;post=203&amp;subd=daunpepaya&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Dear Sahabat,</p>
<p>Awal November ini aku baru saja jalan-jalan ke Kuala Lumpur (KL).  Seorang teman pada bulan September mendapatkan info tentang tiket murah AirAsia dan mengajakku liburan bersama. Pada tulisan ini akan kuceritakan mengenai biaya tiket pesawat serta informasi tentang bagaimana memilih hotel dan cerita tentang hotel yang kami pilih tersebut.<span id="more-203"></span></p>
<p><strong>Tiket Pesawat Jakarta-Kuala Lumpur</strong></p>
<p>Untuk tiket pesawat, temanku berhasil mendapatkan tiket AirAsia promo Jakarta-Kuala Lumpur pulang pergi perorang hanya Rp.803.000.- saja. Tiket ini dibeli 2 bulan sebelum hari H.</p>
<p><strong>Memilih Hotel</strong></p>
<p>Setelah urusan tiket pesawat beres, selanjutnya adalah menentukan dimana kami akan menginap. Kami akan jalan-jalan dari hari Jumat hingga Minggu, selama 3 hari 2 malam. Jadi  akan membutuhkan penginapan selama 2 malam. Saya belum pernah ke KL dan buta sama sekali tentang kota ini. Saya yang ditugasi mencari hotel kemudian browsing lewat Agoda, dan akhirnya memutuskan untuk memilih 2 hotel yang berbeda untuk 2 malam di KL. Tujuannya adalah jika satu hotel mengecewakan, kami masih punya kesempatan menikmati hotel lain yang mudah-mudahan lebih baik.</p>
<p>Hotel untuk malam pertama adalah <strong>My Hotel @ Brickfields</strong> (bintang 2), sebuah budget hotel dengan rating yang cukup baik di Agoda. Hotel ini berlokasi di KL Sentral, yang kata orang-orang di internet, adalah lokasi yang sangat strategis. Biaya menginap satu malam di hotel ini adalah Rp. 321.121 untuk satu kamar Twin Room-No Window.</p>
<p>Hotel untuk malam kedua saya pilih hotel yang berlokasi di area KLCC yang dekat dengan Petronas Tower. Setelah melihat review dan harga, saya pilih <strong>Pacific Regency Hotel Suites</strong> (bintang 5). Biaya semalam adalah Rp. 762.294 untuk kamar Superior Suite . Alasan memilih hotel mewah ini adalah karena harganya yang sedang discount. Sebagai gambaran di Singapura rate hotel bintang 2 adalah sekitar Rp. 700.000 &#8211; Rp.1000.000. Nah, mumpung murah saya ingin merasakan nginap di hotel bintang 5 <img src='http://s1.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_wink.gif' alt=';-)' class='wp-smiley' />   Saya penasaran sekali, kok bisa ya di Malaysia, rate hotel bintang 5-nya sama dengan rate hotel bintang 2 Singapura?</p>
<p><strong>Total Biaya Tiket Pesawat dan Hotel</strong></p>
<p>Untuk hotel karena saya pergi berdua dengan teman, biayanya ditanggung berdua. Sehingga total biaya pesawat dan hotel untuk satu orang adalah:</p>
<ul>
<li>Tiket pesawat PP Jkt &#8211; KL : Rp 803.400 + Rp. 150.000 (Airport Tax CGK) = Rp.953.400.</li>
<li>Biaya hotel 2 malam:  (Rp. 321.121 + Rp. 762.294)/2 = Rp. 541.708</li>
<li>Total untuk satu orang: <strong>Rp.1.495.108</strong></li>
</ul>
<p>Perhatikan bahwa biaya di atas bisa lebih dihemat lagi jika memilih untuk tinggal 2 malam di hotel bintang 2 atau bisa mendapatkan tiket pesawat yang lebih murah lagi.</p>
<p><strong>Komentar untuk AirAsia dan kedua hotel tersebut:</strong></p>
<ul>
<li>Untuk AirAsia, ketika berangkat dari CGK terlambat sekitar 15 menit dan ketika berangkat dari KL terlambat sekitar 50 menit. Selain masalah ketepatan waktu, pelayanannya cukup baik.</li>
<li>Untuk My Hotel @ Brickfields, sangat recommended. Menurut saya, hotel ini dari segi fasilitas mirip dengan Grup Hotel 81 di Singapura.  Kelebihannya dibanding Hotel 81 adalah kamar mandi yang lebih luas dan kamar yang sedikit lebih &#8216;lega&#8217; sehingga ada ruang untuk sholat di lantai, serta adanya petunjuk arah kiblat. Sedangkan kekurangannya, tidak menyediakan sikat gigi, sisir dan hairdrier serta kran air panasnya kurang berfungsi (mungkin saya yang kurang bisa menggunakannya). Kekurangan yang sangat minor dibandingkan kelebihannya.</li>
</ul>
<div id="attachment_211" class="wp-caption aligncenter" style="width: 234px"><a href="http://daunpepaya.files.wordpress.com/2011/11/p1050039.jpg"><img class="size-medium wp-image-211" title="P1050039" src="http://daunpepaya.files.wordpress.com/2011/11/p1050039.jpg?w=224&#038;h=300" alt="My Hotel @ Brickfields" width="224" height="300" /></a><p class="wp-caption-text">My Hotel @ Brickfields</p></div>
<ul>
<li>Untuk Pacific Regency Hotel Suites, hanya satu kata yaitu LUAR BIASA! Harga yang kami bayar rasanya tidak sebanding dengan fasilitas yang kami nikmati. Kamar mandi super besar, kamar super besar, ada kursi tamu, meja makan dan dapur yang mewah. Ada fasilitas kolam renang dan fitness centre juga, tapi sayang tidak sempat kami nikmati. Lokasi kamar yang berada di Lantai 30 membuat liburan kami sangat mengesankan, dimana kami bisa melihat kota KL dari posisi yang lumayan tinggi <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </li>
</ul>
<div id="attachment_214" class="wp-caption aligncenter" style="width: 234px"><a href="http://daunpepaya.files.wordpress.com/2011/11/img_3017.jpg"><img class="size-medium wp-image-214" title="IMG_3017" src="http://daunpepaya.files.wordpress.com/2011/11/img_3017.jpg?w=224&#038;h=300" alt="Pacific Regency Suite Hotel" width="224" height="300" /></a><p class="wp-caption-text">Pacific Regency Hotel Suite</p></div>
<blockquote>
<div id="attachment_310" class="wp-caption aligncenter" style="width: 310px"><a href="http://daunpepaya.files.wordpress.com/2011/11/p1050136.jpg"><img class="size-medium wp-image-310" title="P1050136" src="http://daunpepaya.files.wordpress.com/2011/11/p1050136.jpg?w=300&#038;h=225" alt="" width="300" height="225" /></a><p class="wp-caption-text">Pemandangan dari jendela kamar 3014</p></div>
<div id="attachment_312" class="wp-caption aligncenter" style="width: 310px"><a href="http://daunpepaya.files.wordpress.com/2011/11/img_2982-ll.jpg"><img class="size-medium wp-image-312" title="IMG_2982  ll" src="http://daunpepaya.files.wordpress.com/2011/11/img_2982-ll.jpg?w=300&#038;h=225" alt="" width="300" height="225" /></a><p class="wp-caption-text">Ruang tidur yang mewah</p></div>
<p>Setelah sampai di Jakarta lagi dan memeriksa rincian pesanan hotel, saya baru sadar bahwa mereka sudah meng-upgrade kamar yang kami pesan tanpa tambahan biaya sepeserpun. Kamar yang kami pesan adalah Superior Suite, namun ternyata kamar yang kami nikmati adalah Deluxe Suite! Luar biasa baik kan? <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p></blockquote>
<p>Demikianlah, overall menyenangkan.</p>
<p><strong>Kesimpulan:</strong></p>
<ul>
<li>Belilah tiket pesawat dan voucer hotel jauh-jauh hari untuk mendapatkan harga yang lebih murah.</li>
<li>Biaya penginapan di KL lebih murah dibandingkan di Singapura.</li>
<li>AirAsia OK, My Hotel OK dan Pacific Regency OK bangeeet!</li>
</ul>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/daunpepaya.wordpress.com/203/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/daunpepaya.wordpress.com/203/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/daunpepaya.wordpress.com/203/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/daunpepaya.wordpress.com/203/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/daunpepaya.wordpress.com/203/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/daunpepaya.wordpress.com/203/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/daunpepaya.wordpress.com/203/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/daunpepaya.wordpress.com/203/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/daunpepaya.wordpress.com/203/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/daunpepaya.wordpress.com/203/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/daunpepaya.wordpress.com/203/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/daunpepaya.wordpress.com/203/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/daunpepaya.wordpress.com/203/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/daunpepaya.wordpress.com/203/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=daunpepaya.wordpress.com&amp;blog=6780980&amp;post=203&amp;subd=daunpepaya&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://daunpepaya.wordpress.com/2011/11/14/biaya-tiket-pesawat-cgk-kl-dan-hotel-di-kuala-lumpur/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/e4afc08d9dc9c75f586d7033aa831aab?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">kafin</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://daunpepaya.files.wordpress.com/2011/11/p1050039.jpg?w=224" medium="image">
			<media:title type="html">P1050039</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://daunpepaya.files.wordpress.com/2011/11/img_3017.jpg?w=224" medium="image">
			<media:title type="html">IMG_3017</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://daunpepaya.files.wordpress.com/2011/11/p1050136.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">P1050136</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://daunpepaya.files.wordpress.com/2011/11/img_2982-ll.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">IMG_2982  ll</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Inseminasi Buatan</title>
		<link>http://daunpepaya.wordpress.com/2011/07/22/inseminasi-buatan-1/</link>
		<comments>http://daunpepaya.wordpress.com/2011/07/22/inseminasi-buatan-1/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 22 Jul 2011 05:45:46 +0000</pubDate>
		<dc:creator>kafin</dc:creator>
				<category><![CDATA[TTC]]></category>
		<category><![CDATA[biaya]]></category>
		<category><![CDATA[inseminasi]]></category>
		<category><![CDATA[IUI]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://daunpepaya.wordpress.com/?p=187</guid>
		<description><![CDATA[<p>Dear Sahabat,</p>
<p>Setelah sekitar 2 tahun patah semangat, Juni 2011 saya kembali ke SPOG :)<br />
Kali ini kami mencoba konsultasi ke Klinik Yasmin, RSCM Kencana.</p>
<p>Singkat cerita kami memutuskan untuk mencoba inseminasi buatan (lagi). </p>
 <a href="http://daunpepaya.wordpress.com/2011/07/22/inseminasi-buatan-1/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=daunpepaya.wordpress.com&amp;blog=6780980&amp;post=187&amp;subd=daunpepaya&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Dear Sahabat,</p>
<p>Setelah sekitar 2 tahun patah semangat, Juni 2011 saya kembali ke SPOG <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /><br />
Kali ini kami mencoba konsultasi ke Klinik Yasmin, RSCM Kencana. Singkat cerita setelah konsultasi dengan dokter kami memutuskan untuk mencoba inseminasi buatan (lagi).<span id="more-187"></span></p>
<p>Proses inseminasi buatan (IUI) dilakukan 2 periode, yaitu Juni dan Juli 2011.</p>
<p><strong>Kronologis Proses IUI bulan Juni 2011:</strong></p>
<ol>
<li>Dokter meresepkan Profertil sebanyak 5 buah untuk diminum pada H2-H6 (5 hari @1 sehari) dan vitamin eturol (@2 sehari). Tujuan pemberian obat ini adalah untuk memacu perkembangan sel telur.</li>
<li> H10 diperiksa ukuran telur, ternyata tidak memenuhi syarat minimal, dinding rahim juga kurang optimal. Kesimpulan dokter, IUI dibatalkan, coba lagi pada mens periode berikutnya</li>
</ol>
<p><strong>Kronologis Proses IUI bulan Juli 2011:</strong></p>
<ol>
<li>Dokter meresepkan Profertil sebanyak 10 buah untuk diminum pada H2 &#8211; H11 plus vitamin eturol. Biaya konsultasi dokter, USG dan obat: Rp.576.560.</li>
<li>H10 diperiksa ukuran telur, alhamdulillah ada satu telur yang perkembangannya bagus, selanjutnya diminta datang H12/H13<br />
Biaya konsultasi dokter dan USG: Rp.326.080</li>
<li>H13 diperiksa ukuran telur, alhamdulillah ada satu telur yang berukuran 20mm (minimal 18 mm), diputuskan bahwa inseminasi akan dilakukan. Pada hari yang sama jam 19:00, saya harus disuntik dibawah pusar. Suntikan ini bertujuan untuk memecahkan telur. Diperkirakan telur akan pecah 48 jam kemudian (2 hari lagi)<br />
Biaya konsultasi dokter, USG dan obat suntik (ovidrel): Rp.1.003.097 (obat suntiknya saja Rp.700.590)</li>
<li>H15 adalah hari inseminasi, pagi hari jam 9:00 sperma suami diambil dan &#8216;dicuci&#8217; untuk memilih sperma yang bagus. Kemudian setelah menunggu 2 jam, dilakukan inseminasi buatan. Dokter menyuntikkan sperma melalui lubang V. Setelah inseminasi, saya diminta berbaring selama 30 menit. Setelah itu bisa pulang dan beraktifitas normal. Disarankan oleh perawat untuk &#8216;campur&#8217; esok harinya. Dokter meresepkan 2 buah obat, medrol dan obat peluru yang dimasukkan ke lubang V.<br />
Biaya pencucian sperma Rp.1.600.000 + tindakan inseminasi buatan plus obat Rp. 1.844.163.5</li>
<li>Dua minggu kemudian akan dilihat apakah pembuahan terjadi atau tidak</li>
</ol>
<p>Total biaya IUI Juli 2011: 5349900.5 (dibulatkan jadi Rp.5.350.000)</p>
<p>Doakan ya sahabat semua, semoga inseminasinya berhasil <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>&#8212;</p>
<blockquote><p>Update: inseminasinya tidak berhasil <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_sad.gif' alt=':(' class='wp-smiley' /> </p></blockquote>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/daunpepaya.wordpress.com/187/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/daunpepaya.wordpress.com/187/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/daunpepaya.wordpress.com/187/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/daunpepaya.wordpress.com/187/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/daunpepaya.wordpress.com/187/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/daunpepaya.wordpress.com/187/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/daunpepaya.wordpress.com/187/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/daunpepaya.wordpress.com/187/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/daunpepaya.wordpress.com/187/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/daunpepaya.wordpress.com/187/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/daunpepaya.wordpress.com/187/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/daunpepaya.wordpress.com/187/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/daunpepaya.wordpress.com/187/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/daunpepaya.wordpress.com/187/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=daunpepaya.wordpress.com&amp;blog=6780980&amp;post=187&amp;subd=daunpepaya&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://daunpepaya.wordpress.com/2011/07/22/inseminasi-buatan-1/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>18</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/e4afc08d9dc9c75f586d7033aa831aab?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">kafin</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
